Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Januari 2012
Kasih Ibu dan Penyakit Jantung
KASIH sayang dan cinta seorang ibu tak ternilai harganya. Bahkan sebuah penelitian menemukan asuhan ibu semenjak lahir bisa mencegah terjangkitnya penyakit serius saat seseorang memasuki usia paruh baya.
Menurut peneliti di Brandeis University, Boston, perawatan dan asuhan kasih sayang seorang ibu bisa mengurangi risiko terserang penyakit diabetes dan jantung. Ilmuwan memeriksa 1.000 orang dari latar belakang berpenghasilan rendah yang terkait miskinnya kesehatan. Namun beberapa dari mereka cenderung memiliki ibu yang penuh kasih.
Penelitian dilanjutkan dengan merekrut dari mereka yang berusia rata-rata 46 tahun dan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Mereka ditanya beberapa pertanyaan mengenai hubungan dengan ibunya. Seperti banyaknya waktu dan perhatian yang diberikan seorang ibu.
Satu dekade kemudian, setengah dari jumlah relawan yang diperiksa mengidap sindrom metabolik, faktor utama yang memicu penyakit jantung, stroke dan diabetes. Kombinasi dari gejala itu termasuk kelebihan lemak di sekitar pinggang, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan resistensi insulin.
"Peristiwa masa kecil tampaknya meninggalkan residu biologis pada kesehatan ketika memasuki kehidupan dewasa. Kombinasi empati dan pengajaran ibu kepada anaknya untuk menghadapi stres mampu mendorong anak menjalani gaya hidup sehat,"kata Profesor Psikologi Margie Lachman seperti dikutip dailymail. Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.(MI/BEY)
Sumber: MetroTVNews
Menurut peneliti di Brandeis University, Boston, perawatan dan asuhan kasih sayang seorang ibu bisa mengurangi risiko terserang penyakit diabetes dan jantung. Ilmuwan memeriksa 1.000 orang dari latar belakang berpenghasilan rendah yang terkait miskinnya kesehatan. Namun beberapa dari mereka cenderung memiliki ibu yang penuh kasih.
Penelitian dilanjutkan dengan merekrut dari mereka yang berusia rata-rata 46 tahun dan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Mereka ditanya beberapa pertanyaan mengenai hubungan dengan ibunya. Seperti banyaknya waktu dan perhatian yang diberikan seorang ibu.
Satu dekade kemudian, setengah dari jumlah relawan yang diperiksa mengidap sindrom metabolik, faktor utama yang memicu penyakit jantung, stroke dan diabetes. Kombinasi dari gejala itu termasuk kelebihan lemak di sekitar pinggang, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan resistensi insulin.
"Peristiwa masa kecil tampaknya meninggalkan residu biologis pada kesehatan ketika memasuki kehidupan dewasa. Kombinasi empati dan pengajaran ibu kepada anaknya untuk menghadapi stres mampu mendorong anak menjalani gaya hidup sehat,"kata Profesor Psikologi Margie Lachman seperti dikutip dailymail. Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.(MI/BEY)
Sumber: MetroTVNews
Label:
Health,
Science Report
|
0
komentar
Rabu, 26 Oktober 2011
Cashew seed extract could help diabetics
Washington, July 15 (ANI): Cashew seed extract has anti-diabetic properties, a new study has found.
The study was conducted by researchers at University of Montreal (Canada) and the Université de Yaounde (Cameroun).
Diabetes is caused when a person has high blood sugar because their body does not respond well to insulin and/or does not produce enough of the hormone.
"Of all the extracts tested, only cashew seed extract significantly stimulated blood sugar absorption by muscle cells," says senior author Pierre S. Haddad, a pharmacology professor at the University of Montreal's Faculty of Medicine.
Cashew tree products have long been alleged to be effective anti-inflammatory agents, counter high blood sugar and prevent insulin resistance among diabetics.
"Our study validates the traditional use of cashew tree products in diabetes and points to some of its natural components that can serve to create new oral therapies," adds Dr. Haddad, who is also director of the Canadian Institutes of Health Research Team in Aboriginal Anti-Diabetic Medicines at the University of Montreal.
The study has been published in Molecular Nutrition and Food Research journal. (ANI)
Source: http://news.oneindia.in/2010/07/15/cashewseed-extract-could-helpdiabetics.html
Label:
Health,
Science Report
|
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Herbal for Health
Blog Tetangga
Entri Populer
-
DIKATAKAN MATAHARI TENGGELAM KETIKA DERAJAD KETINGGIANNYA BERADA DI BAWAH UFUK (DERAJAD KETINGGIAN DENGAN ANGKA MINUS) BAIK DI TIMUR MAUPUN...
-
Dalam berbagai artikel yang dimuat di internet khususnya para blogger, banyak menyebutkan tentang makhluk angkasa luar. "Jika itu benar...
-
Apa yang selama ini rakyat indonesia dambakan ternyata hanya isapan jempol banyak mahasiswa telah menjadi pengangguran, meningkatnya tindak ...
-
Berikut ini saya ambil dari buku Karya Lawrence E. Joseph berjudul Kiamat 2012 - Investigasi Akhir Zaman , Penerbit PT Gramedia Pustaka Utam...
-
1. Dari Yazid bin Hayyan berkata: "Saya, Hushain bin Sairah dan 'Amr bin Muslim datang ke tempat Zaid bin Arqam ra., dan setelah ka...
-
Washington, July 15 (ANI): Cashew seed extract has anti-diabetic properties, a new study has found. The study was conducted by researchers ...
-
KASIH sayang dan cinta seorang ibu tak ternilai harganya. Bahkan sebuah penelitian menemukan asuhan ibu semenjak lahir bisa mencegah terja...
Arsip Blog
Pengikut
Links
Mainboard Driver
www.thinkgeek.com
Forum Sains Indonesia
Be Social Get Points at Socints.com!
Health Line
Kampus Islam
akhwat.web.id
Hakekat
www.al-shia.org
Salafy Tobat
.:: Official Website Salafy
www.fahmi.wen.ru/
salafyindonesia.wordpress.com
BETA - UFO Indonesia
www.javasecret.com
Ukur Kecepatan Load Website
Notes!
Semua link situs di atas tidak mewakili pribadi saya sebagai pengelola blog ini. Apa yang ditampilkan biarlah sebagai pembanding dan pengaya khasanah pengetahuan kita dan selanjutnya terserah kepada diri masing - masing.
Semua link situs di atas tidak mewakili pribadi saya sebagai pengelola blog ini. Apa yang ditampilkan biarlah sebagai pembanding dan pengaya khasanah pengetahuan kita dan selanjutnya terserah kepada diri masing - masing.